Mau Pintar? Ayo Budayakan Membaca, Datang Ke Perpustakaan Daerah Klungkung



Perpustakaan Daerah Klungkung (foto/yansu)

KLUNGKUNG, Buku adalah gudang ilmu. Buku pula disebut jendela dunia. Tapi bila gudang ilmu tidak digunakan ia hanya akan menjadi gudang tua karatan. Kalau jendela dunia tidak dibuka ia akan tidak bisa memperlihatkan kita tentang hamparan dunia yang luas. Kita pun terkurung dalam subyektivitas dalam tempurung kesempitan pikiran kita.
Buku diera digital ini tetap menjadi pilihan yang tak tergantikan menyimpan segala ilmu. Dan itu disediakan gratis oleh perpustakaan daerah. Tepatnya di Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Klungkung. Letaknya bersebelahan dengan dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung jl. Ngurah Rai.
Di Perpustakaan Daerah Klungkung banyak buku-buku yang boleh dipinjamkan atau dibaca ditempat. Berbagai kategori buku ada disini. Mulai pertanian, pendidikan, sosial, politik, ekonomi ada disini. Tidak ada persyaratan khusus saat meminjam buku, mendaftar dengan menunjukkan KTP maka anda siap-siap belajar "membuka jendela dunia".
Di Perpustakaan Daerah Klungkung juga tersedia buku elektronik. Berjajar 5 computer yang siap dihidupkan dan dipilih buku-buku dalam bentuk digital.
"Silakan datang ke Perpustakaan Daerah beramai-ramai, sebanyak-banyaknya karena perpustakaan daerah dan bukunya disediakan memang untuk masyarakat, ujar Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi I Putu Sadia, Senin (29/6/2015).
Putu Sadia juga mengatakan Perpustakaan Daerah Klungkung juga kerap mengadakan perpustakaan keliling yang ada di depan monumen Klungkung maupun Balai Budaya. Ini untuk menumbuhkan minat baca, ujarnya.
Karena berawal dari membaca akan bertambahnya pengetahuan. Kita tahu kemiskinan disebabkan dari ketidaktahuan atau kebodohan. Membaca adalah salah satu cara untuk tahu, selanjutnya diimplementasikan dalam hidup sehari-hari.
Seperti Buku yang saya pinjam ini, mengetengahkan tentang bagaiaman mudahnya menulis. Disana diajarkan teknik dan cara menjadi penulis pemula sampai mahir. Dengan memiliki keterampilan menulis profesi sebagai jurnalis, kurator, editor dan redaktur pun berawal dari buku ini.
Sehingga ia menjadi pembuka life skill menulis yang akan selanjutnga bisa memberikan penghasilan. “ Terlebih di era digital dengan globalisasi internet yang serba dimudahkan. Ayo berkunjung ke Perpustakaan Daerah Klungkung. Kalau anda mau pintar, “ ajakan Sadia.
Oleh : Santana Ja Dewa/Yansu

Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.