Mengexplore Jiwa Anak-Anak lewat Berkesenian

sejak dini anak diperkenalkan budaya Bali (foto/sjd)

BATUNUNGGUL, Bermain adalah masa paling indah buat kanak-kanan tidak mengenal waktu. Bagi kanak-kanak bermain cara mengexplore jiwa mengenal sesuatu baik dengan alam dan perkenalan dengan sejawatnya. Begitu juga saat mengenyam pendidikan saat taman kanak-kanak materi lebih banyak bermain.

Menyeimbangkan jiwa anak-anak adalah mengajarkan, memperkenalkan berkesenian terutama menari tari tradiasional Bali. Dimana watak anak-anak larut antara bermain dengan berkesenian. Itulah cara mendekatkan sejak dini menanamkan jiwa cinta budaya. Jati diri sebuah negara ternanam melalui budaya dengan rasa cinta tumbuh rasa menghargai budaya.

" sejak dini kami kenalkan anak-anak budaya Bali agar bangga memiliki budaya. Selepas dari itu menyimbangkan motorik berkreasi, naluri berkesenian. Keseimbangan antara bermain dan berkesenian cara jitu, " ungakap pelatih I Dewa Gede Ardha Kencana.

Ia berpendapat pendekatan menyentuh hati anak-anak membiarkan anak-anak mengembangkan bakat diri anak. Namun saat melatihnya cukup susah maklum saja masih terbawa dunia bermain. Tapi, ini adalah sebuah cara mendekatkan diri anak pada budaya.

Setelah pentas anak-anak merasa gembira riang tidak terlintas dalam dirinya keruwetan yang ada. Suasana kecerian hadir mewarnai pementasan.
Ardha lebih lanjut jiwa polos anak-anak tetap kita arahkan dan bimbingan selalu tanpa meninggalkan dunianya.(*sjd)
Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.