Warga Ngenyel Buka Lapak Dipinggir Tanggul Pantai


warga buka lapak di zona terlarang berjualan (foto/sjd)


PED, Kiri jalan sebuah tikungan daerah Sental Kangin dimanfaatkan warga berjualan. Padahal pinggir tersebut tidak diperuntukan berjualan. Persis dibibir tanggul pantai seorang warga nekad membangun bangunan semi permanen. Awalnya membuat banguanan kecil atau sebuah gubuk lama-lama berubah jadi lapak jualan hingga melebar kesamping seiring ramai pembeli datang. Kondisi ini dikawatirkan merembet dan melajar leluas. Terkesan tidak enak dipandang mata, mengingat kawasan tersebut penyangga pantai. Laporan sudah masuk, pihak kecamatan dalam hal ini sudah wanti-wanti melakukan sidak sebelumnya memperingati warga yang berjualan.


" laporan warga kami terima, langsung kami peringatkan tapi warga yang berjualan malah tidak mengindahkan peringatan. Kami hanya menindaklanjuti laporan warga selanjutnya tim yustisi yang akan menindak lebih lanjut keberadaan lapak dipinggir tanggul pantai," kata Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.

Diakuinya sikap ngeyel warga yang berjualan berdalih diajak bergumen saat kami lakukan sidak. Kondisi dikawatirkan berembet semakin melebar lapak disepanjang tanggul pantai. Kordinasi pihak desa, bendesa namun warga tersebut tetap saja sulit dan kokoh membuka lapaknya.
" kami tidak bisa berbuat banyak. Kita tunggu pihak tim yustisi Klungkung menindak selanjutnya, " harapnya camat asal Bungkasa, Badung. (*)

Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.