Pantai Jadi Primadona Saat Kuningan





 warga berenang di pantai dihibur lewat pergelaran musik (foto/SJD)
 
Nusa Penida (waklaba.blogspot.com)

Rangkain Hari Raya Kuningan disambut berbagai kegiatan mulai dari membuat lawar, sembahyang. Siangnya warga berbondong-bondong ke pantai mandi bersama. Hal ini terkait dengan pembersihan diri setelah rangkian upacara telah selesai. 

Pantai Sampalan menjadi pilihan warga setempat. Sehari-hari pantai ini sebagai pelabuhan. Terhentinya aktifitas penyeberangan saat hari Raya Kuningan dimanfaatkan, ST. Yowana Bhakti Banjar Sampalan , Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul, Kecamatan Nusa Penida menggelar pergelaran music. 

Berbeda dari acara sebelumnya, kali ini Sampalan Music On The Beach 2015 dengan format akustik. Musisi yang dilibatkan dari local Nusa Penida dan Sekaha Teruna, “ kata Ketua ST. Yowana Bhakti I Dewa Made Dwipayana saat ditemui di pantai, Sabtu (25/7/2015).

Ia mengatakan ritual mandi setelah sembahyang sudah menjadi budaya masyarakat setempat. Melalui ajang ini mengajak anak muda media berkreasi serta menuangkan kereativiats. Ketimbang diam tidak melakukan apa-apa lebih baik melakukan suatu yang positif menghibur masyarakat yang datang untuk berenang. Kita berharap bagi pengusaha Nusa Penida turut andil dalam acara ini selanjutanya, “harapnya Dwipayana.

Menurut Kadek Surata turut menyumbang lagu mengatakan konsep acara berbeda dari biasanya. Acara sangat menghibur bagi warga yang sedang melakukan ritual melukat (berenang saat hari raya Kuningan). Ajang kreatifitas yang perlu diapresiasi, agar anak muda mempunyai wadah inspirasi. Namun disayangkan, acara ini hanya local saja, seharusnya acara ini didukung semua lapisan masyarakat. 

Masih banyak talenta anak muda Nusa Penida yang perlu diberikan ruang agar tidak melakukan yang tidak-tidak, “ harapnya.

Sementara pantai lainya seperti Crytalbay dan yang lainya warga hingga sore terus berdatangan. I Nyoman Purna memilih pantai Crytalbay karena lebih dekat aksesnya. Purna berserta keluarga setiap Kuningan selalu mengajak keluarga ke pantai ini, “ kata Pria Asal Banjarnyuh, Desa Ped.

Oleh : Santana Ja Dewa
Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.