Maulid Nabi Rasa Kebersamaan lewat Megibung Di Nusa Penida

Bupati Suwirta merayakan Mualid Nabi bersama warga Kampung Toyapakeh (foto/sjd)


KAMPUNG TOYAPAKEH, Peringatan Maulid Nabi 1438 H sedikit berbeda dari biasanya, tamu spesial Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadari warga Kampung Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali. Suasana kebersamaan dalam kebhinekaan tergambar di Masjid Al-Imron, Bupati Suwirta menggunakan pakaian adat Bali membaur dengan warga yang merayakan peringatan Maulid Nabi atau kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.

Tari Rudat dengan kirab atau mengarak Bale Suji diiringi Rudat keliling kampung pembuka acara. Bale Suji yang berbentuk perahu dengan hiasan telur dan berlafadz Allah merupakan symbol wujud syukur kepada Allah atas segala limpahannya.

“Bale Suji sebagai symbol syukur kepada Allah atas segala yang dilimpahkan,” ujar Perbekel Kampung Toya Pakeh, Musbahudin.

Ia menjelaskan telor sebagai lambang dalam perayaan Maulid Nabi ini menggambarkan bahwa umat akan menjadi generasi baru dengan menyerap dan mengaplikasikan serta mencontoh ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini, ia berharap umat meningkatkan ajaran keagaaam budi pekerti, ahlak dan prilaku kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta menyatakan, hal penting dari perayaan ini adalah makna spiritual. Umat Muslim khususnya di Desa Kampung Toya Pakeh diharapkan bisa mentauladani sifat-sifat luhur Nabi Besar Muhammad SAW dengan berprilaku, berkata, berpikir dan berbuat baik sesuai tuntunannya.

“Melalui peringatan ini umat bisa mentauladani sifat luhur Nabi Besar Muhammad SAW tentunya dengan berprilaku, berkata, berpikir dan berbuat yang baik,” ujar Bupati Suwirta. (*)
Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.