Brata Penyepian 12 Warga Dilarikan Puskesmas dan 2 Dirujuk Ke RSUD Klungkung


warga intensfi diperiksa kondisi kesehatannya (foto/sjd)

NUSA PENIDA, Perayaan brata penyepian sebagain warga dirujuk ke Puskesmas Nusa Penida I yang terletak di Sampalan, Desa Batununggul. Dari pagi hingga malam hari Puskesmas menerima 12 warga dilarikan dengan berbagai macam keluhan sakit.

Dua pasien bernama Made Suda (72) asal Limo, Desa Kutampi Kaler mengeluhkan infeksi saluran kencing dan Ahmad Sadam (10), Kampung Toyapekeh dirujuk ke RSUD Klungkung. Sementara pasien yang rawat inap sebanyak dua orang, " ujar Kepala UPT. dr. I Ketut Rai Sutapa, Rabu (29/3).

Pihaknya mengatakan puskesmas tetap melayani masyarakat ditengah perayaan nyepi. Pihak sudah berkoordinasi semua pihak sebelumnya ketika saat nyepi pelayanan kesehatan tetap jadi prioritas. Kondisi listrik menggunakan jetset untuk menerangi ruangan puskesmas.

Sementara Bendesa Pakraman Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara, brata penyepian berjalan lancar. Penjagaan diperbatasan sisi timur dan batat menjaga bila warga yang mengalami gangguan kesehatan biar bisa lewat atas dasar diantar sama pecalant bersangkutan agar tidak terjadi kesalah pahaman dengan warga kami.(*)Sekaha Teruna Yowana Bhakti Banjar Sampalan menampilkan ogoh-ogoh leak dari lontar bertranformasi menjadi raksasa yang menyeramkan. " kita menampilkan leak dari perspektif lain bahwa selama ini leak dikonotasikan buruk, dan kurang simpati pada masyarakat. Padahal leak kalau diperuntukan dan tidak salah gunakan bagain dari keseimbangan. Konsep dua saling berlawanan atau lebih dikenal rwebhineda sepertinya malam dan siang," ujar pembuat Ogoh-ogoh I Dewa Bayu Mahayana.

Sementara Bendesa Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara mengatakan kreasi sekaha teruna mengexplorasi berkesenian patut diapresiasi. Berksenian salah satu cara sekaha teruna menumpahkan gejolak jiwa. Rencana tahun depan, Tayanegara sudah berkoordinasi dengan bendesa se-Desa Batununggul mengarak ogoh-ogoh sampai wilayah Desa Batununggul bukan lagi hanya wilayah desa pakraman. Mudah-mudahan rencana ini bisa terealisasi. (*)


Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.