MANISNYA JAGUNG NUSA PENIDA




Walaupun jagung yang dipanen tidak sebagus pada saat sebelum tahun 1985an tapi tetap disyukuri. Panen jagung pada bulan lalu di tahun 2012 ini memang tergolong gagal, bagaimana tidak – buah jagung yang dihasilkan oleh satu pohon jagung hanya sebesar ibu jari saja, atau orang lokal kita disini menyebutnya “ambul matan buyung” (sebesar mata lalat) hehehee….


Perlu diketahui bahwa di Nusa Penida biasanya menanam Jagung atau palawija lainnya hanya sekali setahun pada sekitar bulan Oktober – Desember pada saat musim penghujan itu pun masih harus sering gagal karena curah hujan yang semakin tidak menentu. Sehingga penghidupan sebagian masyarakat biasanya bertahan hidup selain jagung juga dari hasil ketela pohon, ubu-ubian, kelapa dan  lain – lain.
Masyarakat di Pulau Nusa Penida biasanya hidup dari berdagang, petani, beternak, buruh, pengusaha dan sebagain sebagai pns.

Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.