H-2 Galungan Penyebrangan menuju Nusa Penida Ramai




Nusa Penida,
H-2 hari raya Galungan, penyeberangan di Pelabuhan Tradisional Banjar Bias tampak begitu sibuk. Bahkan, untuk antisipasi lonjakan pemudik pihak Syahbandar Kusamba, Klungkung menambah trip penyeberangan.

"Antisipasi penyeberangan sudah kita lakukan sejak dua hari lalu, dengan penambahan trip dari sebelumnya hanya dua kali kini bisa tiga kali menyeberang," kata Kepala Syahbandar Pelabuhan Kusamba, Gusti Sudiardana, Senin (25/3).

Dikatakan, penyeberangan ke Nusa Penida sudah ramai sejak seminggu lalu, apalagi barang-barang dagangan warga. Hal ini disebabkan kebutuhan akan bahan banten berupa janur, buah-buahan dan bahan pokok seperti beras dan minyak. Selain itu kebutuhan akan air mineral, gas LPG juga meningkat drastis. Bahkan, hingga H-2 menjelang Galungan saja masih ada yang menyeberangkan gas LPG dan air mineral ini.

Penyerangan tradisional saat ini tidak semeriah beberapa tahun lalu. Karena, saat ini saja sudah ada tambahan perahu penyeberangan baru yakni Selebriti yang mengangkut penumpang saja, tanpa adanya barang-barang dagangan.

"Karena perahunya baru, jelas banyak penumpangnya apalagi keadaannya lebih nyaman tanpa adanya tumpukan barang-barang dagangan yang menyatu dengan penumpang orang," tambah pria asal Buleleng ini.

Selain itu penyeberangan juga ditambah dengan adanya kapal Roro Nusa Jaya Abadi yang bisa mengangkut mobil. Di Denpasar ada juga penyeberangan dari Sanur dengan menggunakan kapal boat yang lebih cepat jangkauannya dibandingkan dengan menggunakan perahu. Untuk penyeberangan menggunakan perahu dikenakan biaya Rp 20 ribu per orang, sedangkan jika membawa sepeda motor kena lagi Rp 30 ribu dan belum termasuk ongkos menaikkannya.

Salah seorang penumpang Gede Hedra mengaku lebih senang naik perahu dibandingkan dengan naik kapal roro. "Saya dulu pernah naik kapal roro namun tidak dapat tiket, akhirnya ke perahu juga jatuhnya. Dari pada terulang lagi terlebih Galungan pasti ramai, ya saya pilih naik sampan saja," ujar siswa asal Sekartaji, Nusa Penida.

Sementara itu, penyeberangan ke Nusa Penida dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem untuk hari raya Galungan dan Kuningan ini kembali membludak. Namun kapal Nusa Jaya Abadi tidak bisa melakukan penambahan trip karena mendapat penolakan.

"Sejak dua hari sudah overload, apalagi menjelang hari raya seperti ini," ujar Kades Suana, Nusa Penida, Putu Rai Sudarta, dihubungi Natanews.com, Senin (25/3).

Kalau hanya sekali trip, kapal Roro jelas kewalahan untuk mengangkut penumpang. Sebab menurutnya warga Nusa Penida lebih banyak berada di Bali. Mereka akan mudik saat Galungan dan Kuningan seperti sekarang ini. Peningkatan penumpang menjelang hari raya diakui sudah rutin setiap enam bulan sekali.

"Kami pahami kondisi otoritas di Padangbai namun kami berharap kondisi kami di Nusa Penida saat seperti ini juga harus dipahami. Kami kan minta tambahan trip saat hari raya saja," katanya.

Malah Rai mengatakan kalau sampai pihak boat di Padangbai menolak tambahan trip, pihaknya juga punya otoritas yang bisa juga mengambil kebijakan terhadap boat asal Padangbai yang masuk Nusa Penida. "Kami juga bisa melarang mereka bongkar penumpang di Nusa Penida," ujarnya seraya mengatakan dirinya juga telah berkordinasi dengan Forum Perbekel Klungkung.

Sementara itu menurut sumber di Dinas Perhubungan Klungkung, untuk mengatasi persoalan ini pihak ASDP, Perhubungan Klungkung dan Syahbandar Padangbai sudah berkali-kali rapat membahas persoalan tersebut. Sementara hasil rapat terakhir sekitar Februari lalu yang tidak dihadiri kelompok boat Padangbai, semua pihak sepakat untuk penambahan trip Roro.

Sementara wakil ASDP Padangbai yang hadir saat itu tidak berani mengambil keputusan dan berjanji akan menyampaikan usulan tersebut kepada atasanya. Pihak Dinas Perhubungan Klungkung sendiri sempat dua kali bersurat ke syahbandar Padangbai. (sjd)


Source : natanews


Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.