Murka mendatangkan Kapal tongkang “ harga material turun 30 %”

kapal tongkal yang berhasil berlabuh di Pelabuhan Banjarnyuh
Ped, (waklaba.blogspot.com)
Harga material bangunan jauh berbeda dengan di Denpasar. Hal ini disebabkan kurangnya akses menuju Nusa Penida. Adanya kapal roro belum juga mengatasinya, karena melanyani satu kali trip saja sehingga banyak truk yang antre. Dari permasalahan itu timbul ide untuk mendatangkan kapal tongkang di pelabuhan Banjarnyuh yang berhasil mendarat Senin, (24/2/2014) yang lalau.
I Wayan Murka saat dikomfirmasi , Senin 3/3/2014), tidaklah mudah mendaratkan kapal tongkang, begitu kuatnya arus yang sewaktu-waktu berubah di Pelabuhan Banjarnyuh menjadi kendala besar. Sampai-sampai saya dan awak kapal bergadang 2 hari hanya menunggu air lau tenang. “Kami khawatir kapal kandas atau terdampar lagi sehingga bisa dibayangkan kerugian kami bila itu terjadi” terawang Murka getir.
Pria yang berasal dari Banjar Angkal, Desa Suana , Nusa Penida mengaku bahwa idenya berawal dari permasalahan Pembangunan Nusa penida yang terkendala bahan baku material yang menyebabkan pembangunan infrastruktur di Nusa Penida tersendat. Karenanya Murka dari tahun 2009 berupaya mencari solusi bagaiamana caranya agar kebuntuan permasalahan pengangkutan masalah material di Nusa Penida dari daratan Bali bisa diselesaikan.  Kapal tongkang berkapasitas sebesar 100 sampai dengan 200 truk. Bahkan pada bulan Januari 2014 lalu kapal tongkang yang ia sewa sempat terdampar di Pantai Merta Sari Sanur.
Terlebih masa Pemerintahan Bupati I Nyoman Suwirta yang berjanji focus membangun infrastruktur Nusa Penida, tentunya memerlukan material yang banyak dengan biaya yang lebih murah. Solusi mendaratkan kapal tongkang di pelabuhan Banjar Nyuh diharapkan bisa menjadi alternative pemecahan masalah pembangunanan infrastruktur di Nusa Penida , harap pria dua anak ini. “Hal ini juga pernah saya sampaikan langsung ke Bapak Bupati I Nyoman Suwirta ketika beliau berkunjung ke Nusa Penida tempo lalu”, ungkap Wayan.
Ketika disinggung tentang ijin berlabuhnya kapal tongkang di Pelabuhan Banjar Nyuh yang selama ini tidak terpakai, Murka mengatakan telah mengantongi ijin dari Pihak terkait. Namun demikian ketika didesak ijin dari pihak pemerintah daerah Kabupaten Klungkung, Murka mengungkapkan siap berkoordinasi untuk pembangunan Nusa Penida yang lebih baik khususnya dalam penyediaan materialnya.
Tentang harga material yang ia angkut dari kapal tongkang ia ia bawa, Murka telah menghitung bisa menekan harga material sampai 30% dibandingkan mengangkut dengan kapal Roro. Ketika disinggung tentang berapa kali ia bisa keberlanjutan usahanya, Murka optimis bisa 2 kali dalam sebulan tergantung cuaca. Apabila ini lancar dan tidak ada hambatan ini bisa menekan biaya dan menekan inflasi bahan bangunan yang menghantui Nusa Penida selama ini. Karena Kapal Roro yang biasanya hanya satu trip dalam sehari sehingga truk sampai mengantre 2 minggu untuk menunggu giliran menyeberang. (sjd)

Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.