NGARAK BADE DI TEPI PANTAI, POTENSI ATRAKSI BUDAYA YANG PERLU “ DILESTARIKAN “


 


Budaya adalah pilar utama menyita perhatian para pelancong berkunjung di Bali. Masifnya budaya yang menyatu dengan aktivitas masyarakat Bali seperti upacara ngaben atau pelobon. Selama ini mungkin pelebon di daerah Ubud banyak menyita perhatian dunia, sementara masyarakat pesisir di Kecamatan Nusa Penida belum begitu terkenal upacara ngeben dengan atraksi ngarak bade ditepi laut.

 

Desa Adat Batumulapan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menggelar upacara ngaben ngarak bade di tepi laut. Hal ini sudah menjadi kebiasaan yang telah membudaya setiap digelarnya upacara ngaben. Atraksinya budaya tersebut mulai mendapat perhatian pelancong yang datang di Nusa Penida. Selama ini Nusa Penida dikenal dengan panorama pemandangannya laut dan pantai yang mempesona halayak yang datang.

Budaya sendiri baru bermunculan ketika mulai ramai berwari-wari dikanal social media. Hal ini disampaikan Bendesa Adat Batumulapan, I Wayan Sweca.

 

Ia mengakui atraksi budaya ngarak bade sudah berjalan sedemikian rupa yang dilakukan secara turun-temurun lintas generasi. Warisan tersebut sudah berlangsung sangat lampau. Sebelum wabah pandemic covid melanda setiap ngaben masal yang digelar banyak menyita perhatian para pelancong baik domestic maupun mancanegara. Domestik lebih didominasi oleh para photographer untuk mengabadikan moment ngarak bade.

 

“ Ngeben masal yang kita gelar dibagi tiga kelompok yang dilakukan secara terpisah tidak bersamaan hal ini untuk mengantisipasi kekurangan tukang ngarak bade, “ kata Jero Bendesa Batumulapan.

 

Seperti bulan Agustus kemarin, upacara ngaben masal yang digelar Banjar Majuh Kauh. Sementara krama yang lain ikut berpartisipasi membantu ngarak bade begitu selanjutnya banjar yang lainya.

 

Disini kita sangat kuat saling membantu satu sama lainnya. Setiap ngusung bade, menurutnya suguhan budaya yang paling dinanti masyarakat sekitarnya dari sejak dulu. Lima tahu kebelakang moment ini banyak photoger yang hadir menyaksikan secara langsung. Tetapi ngaben kemarin “ Bulan Agusutus “ sengaja kita membatasi hanya warga kami yang untuk mengantisipasi kerumunan.

 

“ Harus dapat menggambarkan sifat gotong royong spontan dan totalitas pengabdian untuk leluhur. Mengarak bade di tengah laut adalah tradisi yang luar biasa, banyak hal positif yang bisa dirasakan prosesi di laut ini. Kami sebagai fotografer, meski usia lebih dari setengah abad, tidak merasa kelelahan mengikuti prosesi ini. Baik karena keindahan alamnya, maupun semangat masyarakat yang penuh totalitas, “ tuturnya.

 

Sweca seraya menambahkan tradisi ini tetap dilestarikan karena sangat unik dan hanya ada si nusa penida mengarak bade ke tengah laut dan dapat menunjang kepariwisataan di Nusa Penida.(*)

Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

2 comments:

  1. Titanium Wedding Rings with Rings for Sale | TitaniumART
    Titanium Wedding Rings titanium aura quartz with Rings for titanium meaning Sale 출장샵 - High quality ring rings, rings and jewelry for sale titanium rainbow quartz in Toronto, titanium post earrings Ontario, Canada.

    ReplyDelete
  2. 8x , 9x , 10x BONUS WIN BERUNTUN

    Syarat dan ketentuan :
    ♣ Promoo ini hanya bagi member bolavita yang mendapatkan kemenangan 8x-10x berturut-turut tanpa kalah
    ♣ Minimal bet untuk setiap pertandingan adalah Rp 20.000 untuk hadiah bonus 8x win
    ♣ Minimal bet untuk setiap pertandingan adalah Rp 50.000 untuk hadiah bonus 9x & 10x win
    ♣ Bebas pada arena maupun
    ♣ Tidak boleh ada draw ataupun kalah
    ♣ Claim bonus harus dilakukan pada hari yang sama

    Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami via livechat ataupun :
    ✔ WA / TELEGRAM : +6281297392623

    ReplyDelete

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.