Menyongsong Surya Suana 2018, "Muntahkan " Kepiluan Ditahun Lalu

Lukisan mecetar dan membahana dari Agus Murdika alias Agus Dangap, karya dipenghujung tahun

Detik-detik terakhir menantikan tahun yang baru, gemuruh suara terompet dan menggelegar kembang api pertanda selamat datang tahun baru 2018. Sontak langit mendadak terang menderang dihiasi berwarna-warna percikan kembang api. Tepuk tangan diberengi nyanyian terus terucap hampir lebih lima menit, suka cita mengujar setiap insan dengan sebuah harapan dan semangat baru menyongsong ditahun angka genap.
Berkumpul bersama kawan, kolega, sahabat, rekanan ataupun yang lainnya, ada lagi menikmati suasana riuhnya ditempat yang lapang, ada juga yang kongko-kongko ditempat yang kekinian dan ada pula yang berkumpul ditepi jalan. Jangan heran melihat situasi seperti ini, sudah menjadi kebiasaan setiap pergantian tahun. Hening malam bertolak belakang dari hari-hari biasanya, malam beranjak malam malah semarak suara musik bercampur dengan riuhnya lalu-lalang orang.
Begitu suasana yang terlukis dalam bingkai pergantian tahun, tetabuhan adalah teman yang setia menemani sepanjang detik nol waktu pergantian angka tahun. Saat itu pula rehat sejenak berbincang segala unek-unek baik obrolan yang paling dalam urusan perut sampai diluar perut seperti politik dan situasi kegawatan tatanan sosial dijaman now.
Kelentingan gelas bersulang kembali bersemangat setelah angka sudah berganti. Musik melarutkan imajinasi sejenak lupa pergolakan hidup, senyum bibir berseri-seri menyebarkan vibrasi suka cita. Tegukan tabuh gelas demi gelas berlanjut sampai perut menolak lagi karena sudah penuh terisi.
Dalam situasi seperti ini rasanya malam terasa milik bersama, asyik!. Jika tidak kuat lambaikan tangan acungkan bendera putih. Mual-mual terasa dari Kepala segara kontak ke perut "muntah". Perut gemetaran dari dalam merasakan gempa tremor naik kepuncak bibir perut, ledakan dasyat tak terhindarkan" muncrat". Memang diakui seperti tidak baik, "kata orang sih! Tapi dari sisi tabuh merupakan spirit yang lainnya.
Muntahan tersebut kalau dicari sudut pandang yang berbeda adalah dimana muntahan tersebut memberi signal bahwa segala tremor dalam benak pikiran diikhlaskan keluar. Penting disini jaga daya tampung perut karena jika tidak akan kerauhan tatkala tidak bisa kontrol. Tetabuhan adalah persembahan hal-hal negative sehingga jika dimuntahkan akan terasa enteng dan lega namun bila ditahan akan berkibat fatal. Sambari demikian dilakukan sebatas tidak merugikan yang lainnya, itu pokok dari riuhnya menyongsong pergantian angka tahun.
Memang hal tersebut dilakukan tidak baik kembali pribadi masing-masing itu cara mereka menikmatinya jika tidak berkenan jangan menggangu jalan saja apa yang menjadi cara menikmati malam. Awannya lagi tebal beruntung tidak hujan. Mungkin semesta juga menikmati suasana kembang api.
Menghitung mundur waktu, sepanjang setahun perjalanan menapak hidup telah dilalui suka diselimuti duka adalah lukisan hidup. Harapan ditahun baru digelorakan sebagai refleksi dan resolusi kedepan melangkah lebih baik dan bijak. Resapi perjalanan panjang yang sudah berlalu, pengalaman adalah guru yang baik mengajarkan kita. Menguning dipenghujung tahun semoga berganti dengan hijau. (*sjd)
SELAMAT TAHUN BARU 2018



Share on Google Plus

wak laba

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

http://waklaba.blogspot.com/. Powered by Blogger.